Home Artikel / Makalah Artikel Terapi-Edukasi, Obat Mujarab untuk Anak Penyandang Autis

Terapi-Edukasi, Obat Mujarab untuk Anak Penyandang Autis

Email Cetak PDF

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Dalam perkembangannya, terapi autisme kian maju dan inovatif. Sebut saja terapi akustik, dolphin Theraphy atau terapi  lain. Namun, yang terpenting, perhatian dan bantuan untuk mengarahkan anak autistik menjadi obat paling mujarab hingga saat ini.

Dokter spesialis anak, Hardiono D Pusponegoro berpendapat tidak semua anak yang telah menjalani terapi dapat langsung terjun ke kehidupan normal. "Ada juga anak autis yang setelah terapi dapat langsung di sekolah negeri. Tetapi, ada juga yang membutuhkan sekolah berkebutuhan khusus, sekolah peralihan, dan sekolah inklusi," ujarnya saat berbicara dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa (15/6).


Namun, dia menuturkan, gabungan antara terapi dan edukasi yang tepat membuat anak berkebutuhan khusus mampu tumbuh dan belajar sesuai dengan kemampuan dan keadaan mereka.  "Makin lama saya bekerja dengan pasien autisma, makin yakin bahwa sebagian besar pasien tidak memerlukan obat melainkan terapi dan edukasi yang tepat," imbuhnya.

Ia menyayangkan posisi sekolah berkebutuhan khusus tak lebih sebagai rumah penitipan anak bukan mengutamakan pendidikan yang tepat bagi anak-anak autisma. Sistem pendidikan khusus seharusnya dibentuk bagi anak berkebutuhan khusus yang lengkap dengan terapi, medis, dan edukasi memberikan perubahan terhadap perkembangan mereka.

"Masalahnya, di Indonesia sendiri, sekolah insklusi untuk gangguan prilaku seperti halnya autisma masih sulit untuk ditemukan,l kata dia.

Sementara itu, pakar Pendidikan asal Singapura, Prof. Eric Lim berpendapat intervensi sejak dini terhadap anak berkebutuhan khusus mutlak diperlukan.  Intervensi tersebut diberikan dalam bentuk terapi dan pendidikan yang efektif seperti membangun kognisi, latihan, bahasa, sentuhan, dan pijat hingga terapi musik dan instrumen sesuai dengan tingkatan usia dan kemampuan.


"Program pendidikan benar-benar mengakomodasi anak dengan kebutuhan khusus yang tidak bisa mengikuti kehidupan normalnya. Disamping itu, pendidikan juga memiliki evaluasi dalam waktu tertentu untuk melihat kemajuan anak," kata dia.

Sekolah Khusus


Minimnya pendidikan  yang mengakomodasi anak-anak berkebutuhan khusus mengilhami Klinik 'Anakku dan lembaga pendidikan khusus 'kits4kids' mengembangkan terapi-edukasi bagi anak-anak berkebutuhan spesial itu.

Di sekolah yang diberinama 'Anakku Kits4kits", anak diberikan terapi dan pendidikan yang efektif seperti membangun komunikasi, kognisi, latihan, bahasa, sentuhan dan pijat sesuai dengan tingkatan usia dan kemampuan.

Adapaun program yang ditawarkan antara lain, 'Early Intervention program for Infant and Childreen (EIPIC)', sebuah program khusus anak berusia 2-6 tahun dan program junior, untuk anak usia 7-12 tahun serta program care, untuk anak usia 10-18 tahun.

Rencananya, sekolah segera dibuka awal Juli 2010 di Cibubur, Depok dan Pulo Mas, Jakarta Timur yang mampu menampung 40 dan 100 anak berkebutuhan khusus.

Red: Ririn Sjafriani
Rep: cr2
Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 26 Juli 2010 07:59 )  




Peduli Autisme

YM Status

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini83
mod_vvisit_counterKemarin675
mod_vvisit_counterMinggu ini4486
mod_vvisit_counterMinggu Lalu5655
mod_vvisit_counterBulan ini18609
mod_vvisit_counterBulan lalu23357
mod_vvisit_counterSemuanya1221270

Yang Online: 17
IP Anda: 54.89.1.216
,
Tgl: 25-10-2014 04:17

Pelangi Anakku

Yayasan Cinta Harapan Indonesia


Artikel Terbaru

Artikel Terpopuler